Pemanfaatan Angkutan
Umum Sebagai Alat Untuk Mengurangi Kemacetan di Kota Malang

Oleh:
Muhammad Hanif Aqila
SMP Negeri 1 Malang
Jalan Lawu No.12
Telepon (0341)325706 Fax.324486
Malang Febuari 2013
Lembar Pengesahan
Pemanfaatan Angkutan
Umum Sebagai Alat Untuk Mengurangi Kemacetan di Kota Malang
Oleh
Muhammad Hanif Aqila
Pembina Riset
Arie Harwijantin
Kata Pengantar
Proposal ini merupakan
perwujudan tentang keingintahuan saya mengenai sebab kemacetan dan cara
mengatasinya di Kota Malang. Selama proses pembuatan proposal penelitian ini,
penelitian saya lakukan dengan observasi di jalan raya dan juga menaiki angkot
. Agar dapat membaginya dengan masyarakat, saya membuat penelitian yang
bertujuan mengetahui dan mengatasi macet di kota Malang ini dalam bentuk
proposal
Angkot berjasa sebagai
penangkal kemacetan di Kota Malang .Namun sekarang jarang dipakai karena
masyarakat lebih sering menggunakan mobil pribadi seperti Avanza,APV,Xenia, dan
lainnya. Angkot sangat mudah penggunaanny, hanya perlu naik dan turun di tempat
tujuan.Jenis angkot seperti ADL,ABB,GA,GL,MM,AL,ASD,ABG, dan lain- lain. Macet
banyak terjadi di Jembatan Soekarno Hatta, daerah Pasar Blimbing, dan lainnya.
Agar masyarakat menaiki angkot maka diperlukan himbauan, iklan, dan cara
lainnya yang dapat menarik perhatian masyarakat agar betah atau senang menaiki
angkot daripada menaiki mobil pribadi
Pada paragraf penutup
ini, saya akan menyampaikan banyak terimakasih kepada teman- teman SMPN1 malang
yang bersedia menemani saya dalam penelitian, keluarga yang membantu dalam
penelitian, dan tentunya para supir angkot
di Kota Malang yang membuat saya bisa meneliti jauh lebih banyak tentang
Angkot di Kota Malang
Abstraksi
Aqila Hanif Muhammad,Pemanfaatan
Angkutan Umum Sebagai Alat Untuk Mengurangi Kemacetan,SMPN1 Malang,Arie
Harwijantin
Kata Kunci: Angkot,Kemacetan
Angkutan Umum atau Angkot berjasa
sebagai penangkal kemacetan di Kota Malang.Namun sekarang jarang dipakai karena masyarakat Malang lebih
memilih menggunakan mobil probadi seperti Avanza,APV,Xenia, dan lain lain. Angkot sangat mudah dan murah
penggunaannya, anda tinggal menaiki angkot sesuai tujuan/jurusan dan
membayarnya jika sudah sampai. Angkot mencapai semua wilayah di Kota Malang
sehingga terbagi pada berbagai macam jurusan tujuan seperti
AL,ADL,ABB,GL,AG,ABG,ABB,TST,JPK, dan sebagainya. Angkot sebagai alat penangkal
kemacetan ,jarang dipakai sehingga macet di mana mana , seperti di Jembatan
Jalan Soekarno Hatta , Pasar Blimbing dan lainnya.Angkot dapat menampung
penumpang lebih banyak daripada mobil pribadi.Lalu,bagaimanakah cara agar
masyarakat menggunakan Angkot dan bagaimana cara mengurangi penggunaan mobil
pribadi juga bagaimana cara mengurangi kemacetan di Malang,apakah angkot bisa
diterima masyarakat Kota Malang?
Caranya dengan mengenalkan masyarakat pada Angkot,Mengadakan presentasi di
depan masyarakan Kota Malang tentang
manfaat angkot,Serta himbauan himbauan di jalan jalan dan iklan, juga dengan modifikasi angkot yang kurang layak
menjadi lebih layak dengan menambah perangkat angkot seperti tempat duduk yang
nyaman,stereo dan speaker untuk lagu,dan menghias angkot ,agar angkot lebih
bisa diterima masyarakat Kota
Malang.Dengan menghias angkot, Angkot menjadi lebih bagus,berkelas,dan banyak
peminatnya, serta menarik perhatian agar tidak menaiki mobil pribadi,karena
angkot suka berhenti sembarangan, maka perjalan menjadi terhambat, oleh karena
itu sebaiknya membuat halte khusus angkot.
BAB 1
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Angkutan umum atau angkot adalah kendaraan umum yang
digunakan masyarakat berdasarkan arah
dan tujuannya masing-masing.Penggunaan angkot sangat mudah hanya perlu menaiki
angkot sesuai jurusannya dengan biaya yang terjangkau, yaitu untuk pelajar
Rp.1.500,- dan orang dewasa Rp.2000,-.Angkot terbagi dalam berbagai macam
jurusan seperti ADL,ABB,TST,ABG,GL,GA,MM,AL,ASD, dan lain-lain.Angkot yang
dipakai di desa biasa disebut Angkutan Desa, angkutan desa menghubungkan antara
desa-desa di Malang. Sekarang penggunaan angkot sedikit berkurang karena adanya
kendaraan pribadi seperti mobil.Mobil kurang efektif digunakan karena hanya
memuat sedikit penumpang dan menimbilkan macet,mobil seperti
Avanza,Xenia,APV,BMW, dan lainnya. Mobil pribadi banyak digemari karena
desain,gaya,kenyamanan dan kelincahannya,oleh karena itu akot kurang maksimum
penggunaannya.
1.2Rumusan
Masalah
1.Apakah angkot bisa mengatasi kemacetan di Malang?
2.Apakah penggunaan angkot bisa maksimum
3.Apakah angkot bisa diterima masyarakan Malang?
1.3 Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah
1.Mengurangi kemacetan di Malang
2.Memaksimalkan penggunaan angkot
1.4 Manfaat
Adapun manfaat dari proposal ini adalah
1.Untuk mengurangi kemacetan
2.Untuk memperbanyak penggunaan angkot
3.Untuk mengurangi
penggunaan mobil pribadi
1.5Teknik Pengumpulan Data
Beberapa teknik pengumpulan data yang dapat dipakai adalah
1.Observasi
2.Dokumen
1.6Hipotesa
Jika penggunaan angkot dimaksimalkan dan penggunaan mobil
pribadi dikurangi, maka macet akan berkurang karena angkot bisa memuat lebih
banyak penumpang
Bab II
Tinjauan Pustaka
Angkot merupakan alat yang bisa
mempermudah masyaakat dalam mecapai tujuannya.Angkot adalah kendaraan umum beroda empat dengan tujuan yang berbeda
beda.Biaya untuk menaiki angkot sangat murah hanya Rp 2.000 untuk orang dewasa
dan Rp 1500 untuk pelajar. .Angkot terbagi dalam berbagai macam jurusan seperti
ADL,ABB,TST,ABG,GL,GA,MM,AL,ASD, dan lain-lain.Angkot yang dipakai di desa
biasa disebut Angkutan Desa, angkutan desa menghubungkan antara desa-desa di Malang
Angkutan kota adalah sebuah moda transportasi perkotaan yang merujuk kepada kendaraan umum dengan rute yang sudah
ditentukan. Tidak seperti bus yang mempunyaihalte sebagai tempat perhentian yang sudah ditentukan, angkutan
kota dapat berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di mana
saja. ( http://id.wikipedia.org/wiki/Angkutan_kota)
Epistemologi ANGKOT:
ANGKOT berasal dari bahasa Indonesia yang terdari 2 kata dasar “Angkutan”dan “Kota” (padahal angkutan ini kenyataannya tidak mengantar ke kota satu ke kota lainnya melainkan dari daerah satu ke daerah lainnya)Jika kedua kata tersebut digabungkan maka terbentuklah kata Angkot membuat Dan untuk sebutan angkutan ini pun berbeda2 biasanya mereka hanya menyebutkan kode atau nomor Angkutan Kota yang satu ini.. 01, 02, 03, 46, dll tentunya nomor2 tersebut sesuai dengan jurusan masing2
ANGKOT berasal dari bahasa Indonesia yang terdari 2 kata dasar “Angkutan”dan “Kota” (padahal angkutan ini kenyataannya tidak mengantar ke kota satu ke kota lainnya melainkan dari daerah satu ke daerah lainnya)Jika kedua kata tersebut digabungkan maka terbentuklah kata Angkot membuat Dan untuk sebutan angkutan ini pun berbeda2 biasanya mereka hanya menyebutkan kode atau nomor Angkutan Kota yang satu ini.. 01, 02, 03, 46, dll tentunya nomor2 tersebut sesuai dengan jurusan masing2
Fungsi ANGKOT:
Angkot ini sangatlah berguna dan membantu para penumpangnya. Angkot dapat mengantar penumpangnya ke jalan2 kecil yang tidak dilalui Bus Umum lain yang hanya beroperasi di jalan2 besar. Maka angkot dapat menjangkau jalan2 kecil kepelosok kota. (Untuk menjangkau jalan yang lebih sempit dan dalam biasanya dapat dijangkau dengan transportasi lain seperti Ojeg Motor, Ojek Sepeda, hingga Bajaj dan becak.)
Angkot ini sangatlah berguna dan membantu para penumpangnya. Angkot dapat mengantar penumpangnya ke jalan2 kecil yang tidak dilalui Bus Umum lain yang hanya beroperasi di jalan2 besar. Maka angkot dapat menjangkau jalan2 kecil kepelosok kota. (Untuk menjangkau jalan yang lebih sempit dan dalam biasanya dapat dijangkau dengan transportasi lain seperti Ojeg Motor, Ojek Sepeda, hingga Bajaj dan becak.)
Exterior ANGKOT:
Pada hakekatnya kendaraan ini jika dilihat dari bentuknya merupakan mini bus atau orang Indonesia biasanya menyebut kendaraan ini sejenis “Kijang” dari salah satu brand mobil di Indonesia..Mereka menggunakan jenis transportasi mini bus agar dapat menampung penumpang yang jumlahnya banyak. Pada segi designatau exterior, transportasi ini dicat sesuai warna jurusan seperti hijau, hijau merah, hijau putih, biru, biru kuning, merah, dll. Selain cat angkutan yang satu ini juga dihias dengan berbagai sticker yang “menarik” untuk dibaca maupun dilihat..Ukurannya pun ada yg kecil hingga ukuran besar yang menutupi seluruh jendela belakang.. diantaranya adalah pesan2 pendek yang jika kita pembacanya terkadang akan berpikir mengenai pesan singkat tersebut dan menyebabkan timbulnya imajinasi, fantasi hingga rasa geli. kira2 beberapa pesan singkat yang tertera di sticker
Pada hakekatnya kendaraan ini jika dilihat dari bentuknya merupakan mini bus atau orang Indonesia biasanya menyebut kendaraan ini sejenis “Kijang” dari salah satu brand mobil di Indonesia..Mereka menggunakan jenis transportasi mini bus agar dapat menampung penumpang yang jumlahnya banyak. Pada segi designatau exterior, transportasi ini dicat sesuai warna jurusan seperti hijau, hijau merah, hijau putih, biru, biru kuning, merah, dll. Selain cat angkutan yang satu ini juga dihias dengan berbagai sticker yang “menarik” untuk dibaca maupun dilihat..Ukurannya pun ada yg kecil hingga ukuran besar yang menutupi seluruh jendela belakang.. diantaranya adalah pesan2 pendek yang jika kita pembacanya terkadang akan berpikir mengenai pesan singkat tersebut dan menyebabkan timbulnya imajinasi, fantasi hingga rasa geli. kira2 beberapa pesan singkat yang tertera di sticker
(http://lifein156.wordpress.com/tag/angkot/)
(dengan perubahan seperlunya)
Kendaraan umum yang paling sering
kita jumpai di Kota Malang adalah angkot warna biru, atau penduduk setempat
biasa menyebutnya dengan Mikrolet.
Angkot-angkot ini memiliki rute-rute yang sudah diatur sedemikian rupa untuk
mengantar penumpang ke berbagai tujuan di Kota Malang. Angkot-angkot warna biru
ini adalah angkot khusus untuk rute dalam kota, sementara untuk ke luar kota,
anda harus transit ke angkot atau bus yang menuju luar kota. Rute/ trayek
mikrolet dalam Kota Malang seluruhnya ada 25 rute. Angkot-angkot untuk luar
kota warnanya sudah bukan biru lagi, sehingga mempermudah kita dalam
membedakannya.
Ada tiga terminal utama yang
terdapat di Kota Malang, yaitu: Terminal Arjosari; Terminal Gadang (sekarang
disebut Terminal Hamid Rusdi), dan Terminal Landungsari. Kami sebut terminal
utama karena ketiga terminal tersebut merupakan pintu bagi masyarakat Kota
Malang dengan kota-kota lain. Terminal Arjosari merupakan tempat transit bagi
anda yang ingin bepergian ke Kota Lawang, Pandaan, Pasuruan, atau Surabaya.
Terminal Hamid Rusdi merupakan tempat transit menuju Kota Kepanjen, Blitar,
Lumajang atau Tulungagung. Serta Terminal Landungsari yang adalah tempat
transit menuju Kota Batu, Kediri, atau Jombang.
Dari pengamatan tim
pesonamalangraya, angkot-angkot ini pada umumnya hanya beroperasi hingga
pk.21.00, lebih dari jam tersebut angkot-angkot ini susah untuk didapat. Jadi
bagi anda yang bepergian ke Kota Malang menggunakan sarana umum, sebaiknya anda
pulang sebelum pk.21.00.
Untuk menandai rute setiap mikrolet
dalam kota tersebut, maka tiap mikrolet memasang kode yang berupa huruf awal
dari nama daerah yang merupakan rute dari mikrolet tersebut.
Источник: http://pesonamalangraya.com/angkot-mikrolet-dalam-kota-malang/
Источник: http://pesonamalangraya.com/angkot-mikrolet-dalam-kota-malang/
Bab III
Metodologi
3.1Tempat
Penelitian ini dilakukan di :
a.Jembatan Soekarno Hatta
b.Daerah Blimbing
c.Depan SMPN 1 Malang
3.2Populasi dan sampel
Angkot sangat banyak di Kota Malang namun penggunaannya
kurang maksimal sebagai contoh angkot ADL yang bertujuan ke
Arjosari-Dinoyo-Landungsari ,jika bertujuan ke Arjosari sebaiknya menaiki
angkot ini dari pada angkot jurusan AL (Arjosari-Landungsari)
3.3Variabel penelitian
Variabel Independen
Jurusan Angkot
Variabel Dependen
Kendaraan (Angkot)
Variabel control
Waktu pengamatan
Tempat pengamatan
Tanggal pengamatan
3.4 Alat dan Bahan
-Angkot
-Uang
-Alat transportasi
3.5 Cara kerja penelitian
Cara kerja penelitian ini dilalui 2 cara yaitu
Cara 1
1.Saya menaiki angkot dari sekolah ke rumah dengan angkot
ADL, selama di dalam angkot saya mengamati keadaan di sana baik penumpang
maupun supir ataupun angkot lainnya
2.Setelah sampai tujuan saya membayar dan berganti angkot ke
ABB untuk sampai rumah, di dalam angkot saya melakukan hal yang sama dengan
nomor 1
Cara 2
1.Saya menaiki kendaraan pribadi sambil mengamati keadaan
angkot di jalan raya dari atas kendaraan saya
2.Dengan melihat secara langsung dan leluasa saya melakukan
penelitian ini dengan mudah namun kekurangannya saya hanya bisa melihat keadaan
di luar angkot ,tidak bisa melihat keadaan di dalam
Bab IV
Analisa Data dan Pembahasan
Analisa
Setelah diteliliti ternyata kendaraan seperti mobil adalah pemicu dari
kemacetan karena mobil memuat lebih sedikit penumpang daripada Angkot. Angkot
selain untuk mengatasi kemacetan karena muatannya yang lebih banyak, angkot
ternyata juga berfungsi sebagai kendaraan yang sangat penting. Contohnya jika
orang yang biasanya menjemput anda saat pulang sekolah atau kendaraan pribadi
rusak, maka solusi yang sangat tepat adalah Angkot, begitu juga jika ada urusan
mendadak dan pada saat itu tidak ada kendaraan pribadi maka solusi yang cepat
hanya Angkot disamping itu biaya Angkot sangat murah.
Pembahasan
Ternyata
keuntngan menaiki Angkot adalah sejauh- jauh jaraknya kita menaiki Angkot maka
biayanya tetap , tidak seperti Taxi yang dihitung oleh Argometer. Untuk
kerugian atau kekurangan Angkot adalah kita tidak bisa berhenti tepat di depan
tempat tujuan dan kita harus berhenti di tempat pemberhentian angkot yang
mengharuskan kita berjalah kaki namun tidak terlalu jauh, selain itu
kerugiannya adalah jika kita tidak tahu jalan dan arah maka yang bisa terjadi
adalah kesasar atau tidak sampai di
tempat tujuan kita maka dari itu sebaiknya untuk naik Angkot harus dibekali
pengetahuan tentang jalan yang ada, atau bisa juga kita bertanya orang tentang
arah dan kita juga bisa bertanya kepada supir Angkot ke arah mana Angkot ini menuju
sesuai jurusannya.
BAB V nya mana gan??
BalasHapus